Arrester 3 phase

Surge Arrester Alat Proteksi Kerusakan Elektronik dari Lonjakan Arus

Surge Arrester atau Surge Protection Devices (SPD) merupakan alat proteksi yang bekerja dengan mengalihkan tegangan lebih atau lonjakan energi listrik menuju ke sistem tanah (grounding). Dengan pemasangan yang tepat, perangkat elektronik dapat memperoleh perlindungan tambahan dari gangguan tegangan lebih.

 

Peralatan elektronik di rumah, kantor, gedung, maupun industri membutuhkan perlindungan dari berbagai gangguan listrik. Salah satu gangguan yang dapat menyebabkan kerusakan adalah lonjakan tegangan atau surge.

 

Oleh karena itu, untuk mengurangi risiko tersebut, diperlukan perangkat proteksi surge arrester.

 

Apa Itu Surge Arrester?

Surge arrester adalah alat proteksi listrik yang dirancang khusus untuk membatasi tegangan lebih akibat lonjakan listrik (surge).

 

Lonjakan dapat terjadi karena berbagai penyebab, bahaya sambaran petir , gangguan pada jaringan listrik, termasuk proses switching peralatan berdaya besar, atau perubahan kondisi pada sistem kelistrikan.

 

Sehingga ketika terjadi tegangan lebih, surge arrester membantu menyediakan jalur pelepasan energi menuju grounding sehingga tegangan yang diteruskan ke instalasi tetap stabil.

 

Karena itu, alat ini sangat disaran di pasang pada panel listrik yang memiliki peralatan elektronik sensitif seperti:

 

  • Komputer dan server
  • CCTV
  • Router dan perangkat jaringan
  • Smart home
  • Mesin kontrol
  • Sistem otomatisasi
  • Dan peralatan elektronik lainnya

 

Fungsi Surge Protection Device pada Instalasi Listrik

Pemasangan surge arrester memiliki beberapa fungsi penting dalam sistem proteksi listrik.

 

1. Melindungi Peralatan Elektronik dari Lonjakan Tegangan

Lonjakan tegangan (over voltage) dapat memberikan tekanan listrik yang melebihi daya kemampuan komponen elektronik. Dengan adanya SPD dapat membantu membatasi tegangan tersebut sebelum mencapai peralatan yang dilindungi.

 

2. Mengalihkan Energi Lonjakan ke Grounding

Saat terjadi lonjakan arus, SPD akan mengalihkan sebagian energi lonjakan ke jalur pembumian. Oleh sebab itu, surge arrester dan grounding merupakan bagian yang saling berkaitan dalam sistem proteksi.

 

Sistem pembumian yang baik adalah kunci kinerja dalam menyediakan jalur pelepasan energi yang sesuai.

 

3. Mengurangi Risiko Kerusakan Komponen Elektronik

Komponen elektronik modern umumnya menggunakan rangkaian yang sensitif terhadap tegangan lebih. Dengan adanya surge protection, risiko kerusakan akibat transient overvoltage dapat diminimalisir.

 

Namun, surge arrester bukan berarti menjamin peralatan elektronik tidak akan rusak dalam semua kondisi.

 

4. Menambah Perlindungan pada Instalasi Listrik

Sistem jaringan instalasi listrik dapat mengalami berbagai jenis gangguan. Oleh karena itu, perlindungan instalasi sebaiknya tidak hanya mengandalkan satu perangkat.

Surge protection dapat menjadi salah satu bagian dari sistem proteksi listrik bersama perangkat lain seperti MCB, RCCB/RCBO, grounding, serta penangkal petir.

 

Apa Penyebab Terjadinya Lonjakan Tegangan?

Lonjakan tegangan dapat terjadi oleh bermacam faktor. Salah satu faktor yang paling umum adalah sambaran petir.

 

Sambaran Petir

Petir dapat menghasilkan energi listrik yang sangat besar. Sambarannya dapat menyebabkan induksi elektromagnetik yang dapat menyebabkan tegangan lebih pada instalasi listrik dan jaringan kabel udara.

 

Sehingga, bangunan yang berada di wilayah dengan aktivitas petir tinggi meskipun sudah ada penangkal petir perlu mempertimbangkan untuk memasang surge arrester untuk perlindungan secara menyeluruh.

 

Switching Peralatan Listrik

Pengoperasian atau penghentian peralatan dengan beban induktif dan berdaya besar dapat menghasilkan transient pada jaringan listrik.

 

Contohnya antara lain motor listrik, pompa, trafo, dan berbagai peralatan industri.

 

Gangguan Jaringan Listrik

Gangguan pada jaringan distribusi juga dapat menyebabkan kondisi tegangan tidak normal yang berpotensi memengaruhi peralatan yang terhubung.

 

Apakah Surge Arrester Sama dengan Penangkal Petir?

Surge arrester dan penangkal petir internal memiliki fungsi yang berbeda, tetapi keduanya dapat menjadi bagian dari sistem proteksi yang saling melengkapi.

 

Penangkal petir eksternal berfungsi menangkap dan menyalurkan arus sambaran langsung ke sistem pembumian melalui jalur kabel konduktor.

 

Sementara itu,  Surge Protective Device (SPD) dipasang pada sistem kelistrikan untuk membatasi tegangan lebih akibat sambaran tidak langsung dan switching perlatan lsitrik.

 

Dengan demikian, memasang penangkal petir saja tidak otomatis berarti seluruh peralatan elektronik terlindungi dari lonjakan arus karena sistem proteksi eksternal hanya melindungi dari sambaran langsung. Perlindungan internal menggunakan SPD diperlukan sesuai desain dan hasil evaluasi instalasi.

 

Jenis Surge Arrester Berdasarkan Kebutuhan Proteksi

Surge arrester atau Surge Protective Device (SPD) memiliki beberapa jenis. Pemilihannya tergantung pada sumber lonjakan, sistem listrik, dan tingkat perlindungan yang dibutuhkan.

Jenis-jenis Surge Arrester / SPD

  1. SPD Type 1
    • Dipasang di panel utama atau sisi masuk instalasi.
    • Dirancang untuk menghadapi lonjakan besar, termasuk arus akibat sambaran petir yang masuk melalui jaringan.
    • Umumnya digunakan pada bangunan yang memiliki sistem proteksi petir eksternal.
  2. SPD Type 2
    • Biasanya dipasang pada panel distribusi.
    • Melindungi instalasi dan peralatan dari tegangan lebih akibat induksi petir maupun switching.
    • Merupakan jenis yang banyak digunakan pada instalasi listrik bangunan.
  3. SPD Type 3
    • Dipasang dekat peralatan elektronik yang akan dilindungi.
    • Contohnya untuk komputer, CCTV, perangkat jaringan, TV, sistem kontrol, dan peralatan elektronik sensitif.
    • Kapasitas pelepasan surjanya lebih kecil dibanding Type 1 dan Type 2.
  4. SPD Type 1+2
    • Menggabungkan fungsi Type 1 dan Type 2 dalam satu perangkat.
    • Cocok untuk perlindungan pada panel utama ketika dibutuhkan perlindungan bertingkat dalam satu perangkat.
  5. SPD Type 2+3
    • Menggabungkan perlindungan Type 2 dan Type 3.
    • Dapat digunakan pada panel distribusi atau lebih dekat dengan beban, sesuai desain instalasi.

 

Berdasarkan sistem listrik

SPD juga dibedakan berdasarkan konfigurasi instalasi, misalnya:

  • 1 phase – untuk instalasi listrik 1 fasa.
  • 3 phase – untuk instalasi listrik 3 fasa.
  • SPD AC – untuk jaringan listrik AC.
  • SPD DC – untuk sistem DC, misalnya panel surya/PV.
  • SPD untuk data/telekomunikasi – melindungi kabel jaringan, komunikasi, dan sinyal.

 

Catatan: Istilah surge arrester sering digunakan secara umum, tetapi untuk instalasi tegangan rendah perangkat yang tepat biasanya disebut SPD (Surge Protective Device). Pemilihan Type 1, 2, atau 3 sebaiknya disesuaikan dengan sistem pembumian, lokasi pemasangan, dan karakteristik instalasi.

 

Pentingnya Grounding untuk Surge Arrester

Salah satu bagian yang sangat penting dalam instalasi surge arrester adalah sistem grounding.

 

SPD membutuhkan jalur penghantaran yang tepat untuk mengalirkan energi listrik liar. Karena itu, pemasangan harus memperhatikan kualitas grounding, panjang dan ukuran konduktor, jalur kabel, serta koordinasi perangkat proteksi.

 

Grounding dengan nilai tahanan yang rendah merupakan salah satu aspek penting dalam sistem pembumian. Namun, nilai tahanan grounding saja tidak cukup untuk menentukan efektivitas sistem proteksi surge. Tata letak dan impedansi jalur konduktor juga sangat berpengaruh, terutama saat menghadapi impuls yang sangat cepat.

 

Cara Memasang Surge Arrester yang Tepat

Pemasangan surge arrester sebaiknya dilakukan berdasarkan kondisi dan konfigurasi instalasi listrik.

 

Instalasi surge arrester
Instalasi surge arrester

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

 

  1. Menentukan jenis sistem listrik, misalnya 1 phase atau 3 phase.
  2. Menentukan jenis dan rating SPD yang sesuai.
  3. Memeriksa kondisi panel listrik.
  4. Memastikan sistem grounding tersedia dan sesuai.
  5. Menggunakan jalur konduktor yang tepat dan sependek mungkin sesuai desain.
  6. Memasang proteksi pendukung sesuai ketentuan produsen dan standar instalasi.
  7. Melakukan pemeriksaan setelah pemasangan.
  8. Melakukan pemeliharaan dan pemeriksaan SPD secara berkala.

 

Karena karakteristik setiap instalasi berbeda, pemasangan sebaiknya dilakukan oleh teknisi yang memahami sistem proteksi listrik dan grounding.

 

Apakah Rumah Perlu Menggunakan Surge Arrester?

Surge arrester tidak hanya digunakan pada gedung perkantoran atau fasilitas industri. Rumah tinggal juga sebaiknya memasang SPD, terutama yang berada didaerah intensitas petir yang tinggi dan memiliki banyak perangkat elektronik bernilai tinggi.

 

Beberapa peralatan yang dapat memperoleh manfaat dari perlindungan surge antara lain:

 

  • Smart TV
  • Komputer
  • Laptop
  • Modem dan router
  • CCTV
  • Kulkas
  • Mesin cuci
  • Sistem smart home
  • Pompa air
  • Inverter
  • EV charger

 

Karena itu, pemilihan perangkat tetap harus disesuaikan dengan sistem kelistrikan rumah dan kebutuhan proteksinya.

 

Surge Arrester untuk Gedung dan Industri

Pada gedung, kantor, pabrik, gudang, dan fasilitas industri, sistem proteksi surge biasanya membutuhkan perencanaan yang lebih menyeluruh.

 

Selain panel utama, beberapa panel distribusi dan peralatan sensitif dapat membutuhkan perlindungan tambahan.

 

Untuk instalasi yang memiliki sistem proteksi petir eksternal, perancangan SPD juga perlu mempertimbangkan kemungkinan arus petir masuk melalui jalur listrik, telekomunikasi, data, maupun utilitas lainnya.

 

Kesimpulan

Surge arrester merupakan alat proteksi yang digunakan untuk membatasi tegangan lebih akibat lonjakan listrik dan membantu mengurangi risiko kerusakan pada peralatan elektronik.

 

Perlindungan yang efektif tidak hanya bergantung pada pemasangan SPD. Sistem harus dirancang dengan memperhatikan grounding, konfigurasi instalasi, pemilihan SPD, jalur konduktor, serta koordinasi antarperangkat proteksi.

 

Jika Anda membutuhkan pemasangan surge arrester, grounding system, atau sistem proteksi petir, sebaiknya lakukan pemeriksaan instalasi terlebih dahulu. Dengan survei dan perhitungan yang tepat, jenis serta posisi surge arrester dapat disesuaikan dengan kebutuhan bangunan.

 

Butuh Jasa Pemasangan Surge Arrester?

Jakarta Grounding  melayani jasa pemasangan surge arrester, grounding system, dan proteksi petir untuk rumah, kantor, gedung, toko, gudang, dan fasilitas usaha.

 

Pemasangan dilakukan oleh teknisi berpengalaman dengan memperhatikan kondisi instalasi dan kebutuhan sistem proteksi. Survei dapat dilakukan terlebih dahulu sebelum menentukan spesifikasi dan penawaran pekerjaan.

 

Percayakan perlindungan instalasi listrik dan perangkat elektronik Anda kepada teknisi yang berpengalaman.

Get 30% off your first purchase

Close Welcome Bar

You cannot copy content of this page