Jenis_Penangkal_petir

Penangkal Petir Tombak dan Elektrostatis Bedanya Apa?

Penangkal petir tombak dan elektrostatis bedanya apa? Pertanyaan ini sering muncul ketika pemilik rumah, gedung, gudang, pabrik, maupun bangunan lainnya ingin memasang sistem perlindungan terhadap sambaran petir.

 

Secara umum, kedua perangkat ini sama-sama digunakan untuk memberikan perlindungan terhadap risiko sambaran petir. Namun, keduanya memiliki perbedaan pada bentuk terminal udara, prinsip kerja, cakupan perlindungan, instalasi, serta kebutuhan kondisi bangunan.

 

Memilih sistem yang tepat sebaiknya tidak hanya berdasarkan harga. Kondisi bangunan, ketinggian, luas area, lingkungan sekitar, serta sistem grounding perlu diperhitungkan agar perlindungan dapat bekerja secara optimal.

 

Apa Itu Penangkal Petir Tombak?

Penangkal petir tombak merupakan salah satu jenis konvensional yang menggunakan batang logam atau terminal udara yang dipasang pada sudut titik tertinggi bangunan. Bentuknya menyerupai tombak dan trisula sehingga sering disebut sebagai penangkal petir tombak splitzen.

 

Penangkal_petir_konvensional
penangkal_petir_tombak

 

Terminal tersebut kemudian dihubungkan menggunakan penghantar kabel kobduktor menuju sistem pembumian atau grounding. Sehingga, ketika terjadi tombak terkena sambaran petir energi listrik dari sambaran diarahkan melalui konduktor menuju tanah.

 

Sistem ini banyak digunakan pada rumah tinggal, ruko, gudang, dan berbagai bangunan lainnya.

 

Komponen Penangkal Petir Tombak

Secara umum, instalasi penangkal petir tombak terdiri dari:

 

  • Terminal udara atau tombak penangkal petir
  • Tiang atau dudukan terminal
  • Kabel konduktor (BC, NYA)
  • Klem dan konektor
  • Sistem grounding atau pembumian
  • Bak kontrol atau titik pemeriksaan grounding

 

Setiap komponen harus dipasang dengan benar agar jalur penghantaran arus petir menuju tanah dapat bekerja dengan baik.

 

Apa Itu Penangkal Petir Elektrostatis?

Jenis elektrostatis merupakan sistem proteksi yang menggunakan terminal berteknologi esarly streamer emission (ESE) yaitu secara otomatis menarik ion ion negatif diawan ketika cuaca mendung dengan jangkauan proteksi 35 meter hingga 200 meter (tergantung merek dan tipe) untuk memberikan area perlindungan pada bangunan.

 

Pemasangan_penangkal_petir_elektrostatis
Pemasangan_penangkal_petir_elektrostatis

 

Sistem ini umumnya dirancang untuk melindungi area yang luas dengan pemasangan head terminal pada ketinggian minimal 3 meter dari obyek tertinggi, misalnya pada bagian atas bangunan atau tiang monopole. Perangkat proteksi ini  sangat direkomendasikan untuk gedung, pabrik, gudang, area komersial, dan cluster dengan area perlindungan yang relatif luas.

 

Namun, istilah radius perlindungan pada produk elektrostatis tidak boleh dipahami hanya berdasarkan angka yang tercantum pada brosur. Perhitungan dan desain sistem tetap perlu mempertimbangkan tinggi terminal, kondisi lingkungan serta standar tipe radius penangkal petir yang digunakan.

 

Penangkal Petir Tombak dan Elektrostatis, Apa Bedanya?

Perbedaan keduanya dapat dilihat dari beberapa aspek.

 

PerbedaanPenangkal Petir TombakPenangkal Petir Elektrostatis
Jenis sistemKonvensionalTerminal dengan teknologi ESE
Bentuk terminalTombak & TrisulaTerminal khusus elektrostatis
Area perlindunganBergantung pada desain dan posisi terminalRadius proteksi area tertentu sesuai spesifikasi dan desain
PenggunaanRumah, ruko, gedung dan bangunan lainnyaRumah, ruko, gedung, pabrik, gudang dan area yang membutuhkan cakupan perlindungan luas
InstalasiRelatif sederhanaMemerlukan perencanaan dan instalasi sesuai karakteristik sistem
GroundingWajib diperhatikanNilai resistansi di maksimak 2 ohm
BiayaLebih ekonomisLebih tinggi tergantung merk produk dan pemakaian material
PerencanaanDiapsang pada sudut atap bangunan tertinggi atau menyesuaikan struktur atapLokasi titik pemasangan fleksible disarankan di titik central bangunan

1. Perbedaan Prinsip Sistem

Sistem konvensional. Pemasangan tombak splitzen pada titik sudut atap tertinggi atau dipasang dengan jarak maksimal  5 meter antar tombak untuk struktur atap bangunan panjang seperti pergudangan menjadi bagian dari sistem proteksi petir dan kemudian dihubungkan ke jalur konduktor serta grounding.

 

Sementara itu, penangkal petir elektrostatis karena bersifat aktif dengan karakteristik khusus sehingga penempatan tiang head air terminal untuk sistem proteksi petir sangat fleksible tidak harus diatas atap bangunan. .

 

Karena itu, pemilihan sistem sebaiknya dilakukan berdasarkan luas cakupan area perlindungan, bukan hanya berdasarkan jenis terminal.

 

2. Perbedaan Area Perlindungan

Salah satu alasan pengguna mempertimbangkan elektrostatis adalah kebutuhan untuk melindungi area yang lebih luas dengan jumlah terminal yang disesuaikan dengan struktur atap bangunan. Namun, radius perlindungan tidak bisa dianggap sebagai angka mutlak yang berlaku untuk semua kondisi.

 

Ketinggian head terminal, bentuk struktur atap, titik pemasangan, kontur area, bangunan di sekitar, serta metode perhitungan yang digunakan dapat memengaruhi area perlindungan. Karena itu, sebelum menentukan produk, sebaiknya dilakukan survei lokasi.

 

3. Perbedaan Bentuk Terminal

Penangkal petir tombak memiliki bentuk yang relatif sederhana berupa batang tombak yang dipasang pada titik sudut atap tertinggi atau berjejer beruurutan dengak jarak maksimal 5 meter untuk pemasangan di gedung.

 

Sementara itu, air terminal elektrostatis memiliki konstruksi yang lebih khusus sesuai dengan tipe sehingga lokasi pemasangan bisa menyesuaikan bentuk bangunan.

 

Perbedaan bentuk tersebut bukan berarti salah satunya otomatis lebih aman. Keamanan sistem proteksi petir ditentukan oleh keseluruhan sistem, termasuk terminal, penghantar, grounding, bonding, dan desain pemasangannya.

 

4. Perbedaan Biaya

Dari sisi biaya, instalasi penangkal petir tombak biasanya dapat menjadi pilihan yang lebih ekonomis, terutama untuk bangunan dengan kebutuhan perlindungan yang sederhana.

 

Sementara itu, sistem elektrostatis dapat membutuhkan biaya lebih besar karena harga terminal, tiang, material, pembumian grounding, serta pekerjaan instalasi dapat berbeda.

 

Namun, jangan memilih sistem hanya berdasarkan harga termurah. Sistem yang tepat harus disesuaikan dengan tingkat risiko dan kebutuhan bangunan.

 

5. Grounding Tetap Sangat Penting

Baik menggunakan penangkal petir tombak maupun elektrostatis, sistem grounding merupakan bagian yang sangat krusial.

 

Penangkal petir tidak akan berfungsi tanpa adanya grounding yang baik. Energi sambaran harus memiliki jalur penghantar menuju ke sistem pembumian.

 

Karena itu, instalasi perlu memperhatikan:

 

  • Nilai resistansi grounding
  • Ukuran dan jenis kabel konduktor
  • Terminasi penghantar
  • Jalur instalasi kabel
  • Titik pembumian grounding
  • Jenis kultur tanah
  • Instalasi head air terminal.

 

Setelah selesai pemasangan, sistem sebaiknya dilakukan pengujian dan pemeriksaan untuk memastikan instalasi sesuai dan dapat bekerja secara maksimal.

 

Apakah Penangkal Petir Tombak Lebih Bagus dari Elektrostatis?

Tidak tepat jika dikatakan bahwa penangkal petir tombak selalu lebih bagus atau elektrostatis selalu lebih bagus.

 

Sistem yang baik adalah sistem yang sesuai dengan kebutuhan dan kondisi bangunan.

 

Untuk rumah tinggal atau bangunan sederhana, sistem konvensional dengan terminal tombak dapat menjadi pilihan yang sesuai apabila desain dan instalasinya dilakukan dengan benar.

 

Sebaliknya, untuk bangunan dengan area luas atau kondisi tertentu, sistem elektrostatis dapat dipertimbangkan berdasarkan hasil survei dan desain proteksi. Selain itu, kualitas grounding dan pemasangan jauh lebih penting daripada sekadar memilih jenis terminal.

 

Mana yang Cocok untuk Rumah?

Untuk rumah tinggal, penangkal petir tombak dapat menjadi pilihan apabila bangunan memiliki risiko sambaran petir dan membutuhkan perlindungan eksternal. Namun, keputusan tetap perlu mempertimbangkan lokasi rumah, ketinggian bangunan, kondisi lingkungan, keberadaan bangunan di sekitar, serta sistem grounding.

 

Untuk melindungi dari lonjakan arus peralatan elektronik seperti AC, TV, komputer, server, CCTV, internet, atau smart home, dibutuhkan  surge atau lonjakan tegangan sebagai proteksi petir internal.

 

Karena itu, sebaiknya perlindungan dilakukan secara menyeluruh dengan sistem proteksi eksternal (Penangkal petir) untuk melindungi struktur bangunan dan sistem proteksi internal  (Surge arrester) sebagai perlindungan peralatan elektronik.

 

Mana yang Cocok untuk Gedung dan Pabrik?

Pada gedung, gudang, pabrik, atau bangunan dengan area luas, perencanaan proteksi petir biasanya membutuhkan analisis yang lebih detail.

 

Beberapa hal yang perlu diperhatikan antara lain:

  1. Luas dan tinggi bangunan.
  2. Bentuk serta struktur atap.
  3. Posisi bangunan di lingkungan sekitar.
  4. Sistem pembumian grounding.
  5. Kebutuhan perlindungan internal.
  6. Jalur penghantar petir.
  7. Kebutuhan inspeksi dan pemeliharaan.

 

Dengan dilakukan survei yang tepat, teknisi dapat menentukan jenis terminal, jumlah titik pembumian, dan jalur jalur penghantar.

 

Jangan Lupa Proteksi Internal Surge Arrester

Memasang penangkal petir bukan berarti seluruh peralatan elektronik otomatis terbebas dari risiko kerusakan akibat lonjakan tegangan. Bahaya sambaran petir di sekitar bangunan dapat menimbulkan lonjakan arus listrik  yang masuk melalui jaringan kabel udara seperti kabel listrik, kabel internet, atau antena TV dan jalur penghantar lainnya.

 

Proteksi_petir_internal_Surge_Arrester
Proteksi_petir_internal_Surge_Arrester

 

Karena itu, pada sistem proteksi sebaiknya jangan tinggalkan  surge arrester atau SPD untuk mentralisir lonjakan tegangan dengan mengalirkannya menuju sistem pembumian. Dengan demikian, proteksi bangunan aman dari bahaya petir secara lebih menyeluruh, yaitu perlindungan eksternal dan internal.

 

Kesimpulan Penangkal Petir Tombak dan Elektrostatis

Jadi, penangkal petir konvensional dan elektrostatis bedanya apa? Perbedaan utamanya terdapat pada jenis air terminal, karakteristik sistem, metode desain, cakupan perlindungan, serta penerapannya pada bangunan.

 

Penangkal petir tombak merupakan pilihan sistem pasif yang sederhana dan dapat digunakan pada berbagai bangunan dengan desain yang tepat.

 

Sementara itu, penangkal petir elektrostatis menggunakan air terminal berteknologi ESE yang mampu melindungi obyek hingga ratusan meter, efektif untuk kebutuhan perlindungan area luas sesuai perhitungan dan spesifikasi sistem.

 

Apa pun jenis penangkal petir yang dipilih, pembumian grounding, kabel konduktror / penghantar, instalasi yang benar, pengujian tahanan grounding, dan pemeliharaan berkala menjadi bagian penting dari sistem proteksi petir.

 

Jika Anda masih bingung menentukan penangkal petir tombak atau elektrostatis untuk rumah, gedung, gudang, atau pabrik, silahkan hubungi PT Jakarta Grounding teknisi kami akan melakukan survei terlebih dahulu agar kebutuhan material dan sistem yang akan dipasang benar-benar sesuai dengan kondisi bangunan.

Get 30% off your first purchase

Close Welcome Bar

You cannot copy content of this page