Fungsi grounding atau pembumian merupakan salah satu bagian penting dalam instalasi listrik dan sistem proteksi penangkal petir. Sistem grounding berfungsi menyediakan jalur menuju bumi untuk arus listrik yang tidak diinginkan, sehingga membantu meningkatkan keselamatan manusia, bangunan, dan peralatan listrik.
Pemasangan grounding yang tepat tidak hanya berkaitan dengan keamanan instalasi listrik, tetapi juga menjadi bagian penting dari sistem penangkal petir. Tanpa sistem pembumian yang baik, energi listrik akibat gangguan maupun sambaran petir dapat menimbulkan risiko kerusakan peralatan, kebakaran, hingga bahaya sengatan listrik.
Lalu, apa saja fungsi grounding pada instalasi listrik dan penangkal petir? Berikut 8 fungsi grounding yang perlu diketahui.

1. Melindungi Manusia dari Sengatan Listrik
Fungsi grounding yang paling penting adalah membantu mengurangi risiko sengatan listrik.
Ketika terjadi kebocoran arus dari peralatan listrik, grounding menyediakan jalur bagi arus gangguan menuju bumi. Dengan demikian, arus tidak sepenuhnya mengalir melalui tubuh manusia yang menyentuh bagian logam peralatan tersebut.
Namun, grounding bukan satu-satunya sistem keselamatan. Perlindungan juga perlu dilengkapi perangkat seperti MCB, ELCB atau RCBO dan SPD sesuai kebutuhan instalasi.
2. Mengalirkan Arus Gangguan ke Tanah
Dalam instalasi listrik, gangguan dapat terjadi akibat isolasi kabel rusak, hubungan singkat, atau kebocoran arus ke bagian logam peralata, lonjakan arus yang disebabkan sambaran petir atau swithcing pada gardu listrik.
Dengan adanya grounding berfungsi menyediakan jalur arus gangguan menuju bumi. Jalur tersebut membantu perangkat proteksi mendeteksi kondisi gangguan sehingga sistem dapat memutus sumber listrik sesuai karakteristik perangkat proteksinya.
Karena itu, sistem grounding harus dirancang dengan benar dan memiliki sambungan yang baik.
3. Manfaat Grounding Melindungi Peralatan Elektronik
Beberapa peralatan elektronik sangat sensitif terhadap gangguan listrik dan lonjakan tegangan. Dengan dipasangnya grounding yang baik dapat menjadi salah satu bagian dari sistem proteksi untuk membantu mengurangi risiko akibat gangguan listrik.
Perangkat seperti komputer, smarthome, jaringan internet, server, CCTV, panel kontrol, charger kendaraan listrik, dan peralatan elektronik lainnya harus membutuhkan sistem grounding yang sesuai.
Untuk perlindungan terhadap lonjakan tegangan, grounding juga harus bekerja bersama perangkat surge protective device (SPD) atau surge arrester yang dipasang sesuai desain sistem.
4. Peran Grounding Sebagai Jalur Pelepasan Energi pada Sistem Penangkal Petir
Pada sistem proteksi penangkal petir, grounding memiliki fungsi yang sangat krusial.
Ketika head penangkal petir menerima sambaran, sistem proteksi akan bekerja mengalirkan energi listrik liar melalui penghantar kabel konduktor turun menuju sistem copper rod pembumian.
Dalam sistem grounding terdiri dari beberapa bagian inti dari menangkap sambaran hingga jalur pelepasan energi tersebut ke bumi.
Head Air terminal → Kabel konduktor → Copper rod → Pembumian groundingÂ
Oleh karena itu, pemasangan penangkal petir tidak cukup hanya memasang head / tombak penangkal petir di atas bangunan. Sistem pembumiannya harus dipasang dan diinstal dengan benar agar sistem proteksi dapat bekerja secara optimal.
5. Membantu Menstabilkan Tegangan terhadap Bumi
Grounding dapat menjadi referensi potensial terhadap bumi dalam suatu sistem kelistrikan.
Pada instalasi tertentu, hubungan antara sistem kelistrikan dan bumi perlu dirancang sesuai sistem distribusi serta standar yang berlaku. Tujuannya adalah menjaga kondisi sistem tetap terkendali ketika terjadi gangguan.
Grounding yang tidak sesuai desain alih alih memproteksi justru malah dapat menyebabkan masalah pada instalasi, terutama jika terdapat kebocoran arus atau perbedaan potensial yang tidak diinginkan.
6. Mengurangi Risiko Kerusakan Akibat Lonjakan Tegangan
Lonjakan tegangan dapat dipicu dari berbagai sumber, termasuk gangguan jaringan listrik dan induksi akibat sambaran petir.
Grounding menjadi salah satu bagian penting dalam sistem proteksi lonjakan tegangan. Namun, grounding saja tidak dapat dianggap sebagai pengganti surge arrester.
Untuk mendapatkan perlindungan maksimal, sistem kelistrikan dapat dirancang dengan kombinasi dengan beberap perangkat:
- Grounding system
- Surge arrester atau SPD
- MCB
- ELCB/RCBO
- Bonding pada bagian logam yang diperlukan
Kombinasi perangkat tersebut harus disesuaikan dengan karakteristik instalasi listrik dan tingkat risiko bangunan.
7. Membantu Menyamakan Potensial pada Bagian Logam
Grounding dan bonding dapat digunakan untuk membantu mengurangi perbedaan potensial antara bagian-bagian logam tertentu pada instalasi.
Contohnya dapat ditemukan pada panel listrik, struktur logam, enclosure peralatan, dan bagian konduktif lain yang memang perlu dihubungkan ke sistem pembumian berdasarkan desain instalasi.
Tujuan utamanya adalah mengurangi kemungkinan adanya tegangan berbahaya pada bagian logam peralatan elektronik yang dapat disentuh manusia.
8. Meningkatkan Keamanan dan Keandalan Instalasi Listrik
Fungsi grounding yang terakhir adalah membantu meningkatkan keselamatan dan keandalan keseluruhan sistem instalasi listrik.
Sebuah instalasi yang memiliki sistem pembumian yang dirancang dan dipasang dengan baik secara teori lebih siap menghadapi kondisi gangguan listrik tertentu.
Pentingnya Pengukuran Grounding
Setelah sistem grounding selesai dipasang, pengukuran mengunakan alat erat tester perlu dilakukan untuk mengetahui nilai resistansi pembumian.
Nilai tahanan yang diperlukan secara umum dibawah 5 ohm sesuai PUIL 2011 (Persyaratan Umum Instalasi Listrik 2011) atau SNI 0225:2011 sesuai dengan standar yang ditetapkan melalui Peraturan Menteri ESDM No. 36 Tahun 2014. Meskipun demikian, sistem grounding tidak dapat ditentukan hanya berdasarkan satu angka yang berlaku untuk semua instalasi. Target resistansi harus mempertimbangkan standar peralatan yang digunakan dan persyaratan desain.
Selain nilai resistansi, Grounding juga perlu diperiksa secara berkala karena kondisi elektroda, terminasi, konduktor, dan dapat korosi karena kultur tanah dapat berubah seiring waktu.
Jenis Grounding pada Instalasi Listrik
Secara umum, sistem pembumian dapat diterapkan untuk beberapa kebutuhan, antara lain:
Manfaat Grounding Instalasi Listrik
Grounding instalasi listrik digunakan sebagai bagian dari sistem keselamatan instalasi. Sistem ini berkaitan dengan pembumian bagian konduktif peralatan dan sistem listrik sesuai desain instalasinya.
Peran Grounding Pada Penangkal Petir
Grounding penangkal petir digunakan sebagai bagian dari sistem proteksi petir untuk menyediakan jalur pelepasan arus petir menuju bumi.
Sistem grounding penangkal petir perlu dirancang dengan memperhatikan kondisi tanah, jenis elektroda, penghantar, sambungan, serta konfigurasi sistem proteksi petir.
Grounding Peralatan Elektronik
Peralatan elektronik dan sistem sensitif dapat memerlukan pembumian yang sesuai agar sistem proteksi dan pengendalian gangguan dapat bekerja secara optimal.
Apakah Grounding Harus Dipasang Terpisah?
Tidak semua sistem grounding dapat diperlakukan dengan aturan sederhana bahwa semuanya harus selalu terpisah atau selalu disatukan.
Konfigurasi pembumian harus ditentukan berdasarkan sistem kelistrikan, desain proteksi, standar yang digunakan, serta kebutuhan instalasi.
Khusus sistem penangkal petir dan instalasi listrik, aspek bonding dan koordinasi sistem proteksi perlu diperhatikan agar tidak justru menimbulkan perbedaan potensial berbahaya ketika terjadi gangguan atau sambaran petir.
Karena itu, sebaiknya perencanaan grounding dilakukan oleh teknisi profesional yang memahami sistem kelistrikan dan proteksi petir.
Kesimpulan Manfaat Grounding Pada Instalasi Listrik dan Penangkal Petir
Grounding memiliki banyak fungsi penting pada instalasi listrik dan sistem penangkal petir. Dari delapan fungsi yang telah dijelaskan, grounding berperan dalam membantu melindungi manusia, mengalirkan arus gangguan, mendukung perlindungan peralatan, menyediakan jalur pelepasan energi petir, serta membantu menjaga keselamatan dan keandalan instalasi.
Grounding juga tidak boleh dianggap hanya sebagai batang logam atau kabel yang ditanam ke tanah. Sistem pembumian merupakan bagian dari keseluruhan sistem proteksi listrik yang harus dirancang, dipasang, dan diuji dengan benar.
Hubungi Jakarta Grounding Jasa Layanan Profesional
Jika Anda membutuhkan jasa pemasangan dan pembumian grounding, penangkal petir, pemeriksaan sistem pembumian, atau instalasi listrik di Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi (JABODETABEK).
Jakarta Grounding melayani jasa grounding, penangkal petir, surge arrester, dan pekerjaan elektrikal dengan pengerjaan oleh teknisi berpengalaman. Setiap pekerjaan dapat disertai pemeriksaan dan pengujian sistem sesuai kebutuhan proyek.


